Senin, 05 Januari 2009

SMS Panjang Darinya

Walau tidak pernah ada dirimu secara raga disampingku, tapi aku selalu merasa kamu itu ada… Hebat bener ya kamu!!! Ngalah-ngalahin cowokku yang berstatus pacar asli. Tetapi sayang, kamu itu beda banget…. Ga ada minta, ga nunjukkin nafsu, ga ada sakit, tulus banget….

Waktu SMP dulu, aku punya teman cowok. Entah kenapa, dekat dia yang ada Cuma seneng aja…pengen senyum terus rasanya. He is so nice. Aku inget dia naik sepeda yang ada warna ijonya. Agak sedih sih waktu dia punya sepeda, tidak bisa jalan baren lagi pas pulang sekolah. Sahabatku pernah bilang, kalo sebenarnya ni anak suka sama aku. Tapi kenapa dia tidak pernah bilang ya? Kupikir cinta ga musti memiliki. Karena kalau dimiliki, kita akan egois dan bisa menyakiti. Hal itu yang aku pelajari dari dia.

Saat aku sedang diiesengi oleh anak-anak lain, kamu tahu siapa yang ku inget dan berharap bisa nolongin aku? Kamu!. Mereka yang lain hanya diam saja. Aku merasa dilecehkan banget. Aku dicomblangin, diculik, dibawa jalan paksa, difoto sembunyi-sembunyi. Aku benci mereka.

Saat kita kelas 2 SMA, aku pernah suka dengan anak kelas 3. Selalu aku ikuti saat pulang sekolah. Aku tonton waktu latihan atau tanding tanding basket. Aku bener-bener ngelakuin apa saja untuk menarik perhatian dia. Ternyata berhasil. Dia mulai telpon . Berani ajak ngomong, jalan pulang bareng. Aku bela-belain numpang di rumah eyang biar lebih deket ama rumah dia. Ternyata aku bosen. Apalagi waktu dia bilang suka ke aku. Aku tolak. Ga tau kenapa. Ternyata sorenya dia jadian dengan tukang comblang kami. Sakit banget…banyak tangis. Rasanya semua orang di sekolah ngerti kalau aku dikhianati. Tapi sebenarnya aku juga merasa tidak dikhianati, toh biasa, kalo mak comblang yang dapat. Kamu waktu itu ada dimana?

Love is not how to find someone perfect for you, but how to find someone that can make you perfect.

Dua bulan lagi kamu akan menikah. Masi punya keinginan yang belum terwujud ngga? Ada kencan terakhir ga? Jika ada, siapakah dia? Pertanyaan nakal dan iseng ya? Ngga usah dijawab. Aku ga ngerti… setiap aku ada permasalahan yang bikin down atau blue, aku cuma pengen cerita ke kamu. Karena kamu selalu bisa bikin aku senyum lagi, begitu juga kalau aku lagi seneng…entah…


Dia selalu ada buat meluk aku. Selalu nyediain bahu buat aku bersandar. Menyediakan dadanya buat aku nangis, siap menggandeng kalo lagi jalan bareng. Sampai aku bisa berkata, “I love the way you love me” dan dia berkata “ I love you just the way you are”. Kamu tau kan siapa?


Tapi 2 bulan lagi, aku tau semuanya akan berubah. Jujur, sebenarnya aku ingin menjadi teman calon istrimu. Bukan dengan maksud merebutmu darinya. Just wanna be her friend. Masa aku ga bisa ketemu kamu lagi dikemudian hari? Inget saat kamu mau pindah ke Jakarta? Rasanya kamu ninggalin aku selangkah lebih jauh.
Sudah saatnya aku mencari pengganti kamu buat menemani aku. Ada yang bisa gak ya? Anyway, tadi malam aku mimpi kamu, kirim sesuatu buat aku. Entah apa isinya, sebuah kotak dengan kertas merah di dalamnya. Tidak tahu tulisannya apa.


Aku selalu mikir, kapan aku bisa ketemu lagi? Di saat kamu melangkah semakin jauh lagi? Dan aku mulai sadar, aku ga akan bisa ketemu dan curhat lagi. Aku egois? Kamu egois? Calon istrimu egois? Tapi aku selalu bahagia dengan keputusan kamu, karena aku sayang sama kamu. That’s all.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar