Selasa, 20 Januari 2009

The Ear n Womanizer

Be careful girls, he’s a liar!
All his words are lies that comes easily through his dirty mouth.
Such a talented actor he is, he deceits you with his pretend-to-be-nice-and-sweet manners.
They are fakes! You never know what he did behind your back.
He watch you, catch you then dump you just like that without any words.
Sometimes after he took advantages of you, or there’s another fresh victim, or maybe he simply got bored.
No goodbyes nor apologizes, or even a little thanks.
Yes, he is that kind of jerk you feel sorry to get to know.
He called himself adventurer, I consider he’s dangerous.
He is nothing but trouble, stay away from him.
Watch out! There won’t be peace anymore until he rest in pieces

(dikutip dari sebuah blog yang aku ikuti)

Sepertinya temanku yang satu ini begitu marah dengannya. Seorang lelaki, entah siapa. Dugaanku sih dia telah tertipu oleh penampilan dan sikap luar yang memikat dari seorang laki-laki. Seorang yang boleh dibilang sebagai Womanizer.

Yah, memang itulah yang karakternya. Dilihat dari istilahnya saja, fheew... betapa piawainya orang ini. Dia bisa mengerti apa yang diinginkan oleh para wanita. Dia bisa memasuki pikiran bawah sadar mereka, seakan memberikan sebuah jaminan bagi si wanita ia akan dipenuhi seluruh hasratnya baik jiwa dan raga. Hanya dengan kata-kata….Hanya dengan kata-kata…. Melalui telinga…telinga…telinga…

Makanya teman, khususnya para wanita, jagalah telingamu. Pilihlah hal-hal yang diperbolehkan masuk. Orang sering bilang kalau kelemahan wanita itu ada di telinga. Dibisiki, dibuai dengan kata-kata, dipuji setinggi langit, semua koordinasi antara pikiran dan badan bisa langsung kacau. Stimulan yang diberikan pada alat indra yang lain tidak sebesar pengaruhnya jika dibandingkan dengan stimulasi telinga. Dari benci menjadi cinta, dari marah menjadi ramah, rasa rindu pun bisa terbayar, semua hanya dari hasil stimulasi telinga….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar